PEMIKIRAN POLITIK MASA PENDUDUKAN
JEPANG DI INDONESIA
Oleh : Anna
Relinna – Mahasiswa ilmu pemerintahan fisip UNPAD
Pada
tanggal 8 Maret 1942 di Kalijati, Subang, Jawa Barat Upacara Penyerahan
kekuasaan Penjajahan Indonesia dari Belanda ke Jepang. Jepang dalam penjajahannya
mempunyai kebijakan terhadap rakyat Indonesia yaitu, Menghapus
pengaruh-pengaruh Barat dikalangan Rakyat Indonesia dan Memobilisasi Rakyat
Indonesia dalam kemenangan Jepang dalam Perang Asia Timur Raya. Di awali dengan pemerintahan militer zaman jepang
yang membagi wilayah administrative Indonesia atas tiga daerah militer yang
masing-masing dipegang oleh Angkatan Darat (Rikugun) Dan Angkatan Laut
(Kaigun).
Selanjutnya Kebijakan dan pelaksaan mobilisasi bangsa Indonesia untuk kepentingan perang Asia Timur Raya diterapkan dalam berbagai bidang dan banyak merugikan bangsa Indonesia dalam mengeksploitasi SDA dan SDM. Kemudian di bentuklah organisasi-organisasi di antaranya Gerakan Tiga A, Putera, Jawa Hokokai. Akan tetapi jepang kalah melawan sekutu dalam Perang Asia Timur Raya kemudian jepang mempunyai strategi yakni memerintahkan bangsa Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari tujuannya agar propaganda 3A dan agar mendapat dukungan dari bangsa Indonesia untuk melawan sekutu.
Tetapi semakin banyak orang Indonesia mengalami suatu perasaan nasionalisme melalui penggunaan bahasa Indonesia. Begitupun dengan oragnisasi militer PETA pada bulan februari 1945 di blintar, jawa timur telah menyerang gudang peersenjataan jepang dan membunuh beberapa serdadu jepang dan bulan maret 1945 pihak jepang mengumumkan pembentukan BPUPKI tentunya membuka jalan bagi bangsa dan Negara Indonesia untuk meraih kemerdekaan.
Kemudian jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu, inilah kesempatan bagi bangsa Indonesia karena ada kekosongan politik. Akhirnya dengan jalan yang berliku Pada tanggal 17 agustus 1945 soekarno membacakan pernyataan kemerdekaan tesebut dihadapan sekelompok orang yang relative sedikit jumlahnya diluar rumahnya sendiri. Bendera merah putih dikibarkan dan berkumandanglah lagu Indonesia raya.
Selanjutnya Kebijakan dan pelaksaan mobilisasi bangsa Indonesia untuk kepentingan perang Asia Timur Raya diterapkan dalam berbagai bidang dan banyak merugikan bangsa Indonesia dalam mengeksploitasi SDA dan SDM. Kemudian di bentuklah organisasi-organisasi di antaranya Gerakan Tiga A, Putera, Jawa Hokokai. Akan tetapi jepang kalah melawan sekutu dalam Perang Asia Timur Raya kemudian jepang mempunyai strategi yakni memerintahkan bangsa Indonesia untuk menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari tujuannya agar propaganda 3A dan agar mendapat dukungan dari bangsa Indonesia untuk melawan sekutu.
Tetapi semakin banyak orang Indonesia mengalami suatu perasaan nasionalisme melalui penggunaan bahasa Indonesia. Begitupun dengan oragnisasi militer PETA pada bulan februari 1945 di blintar, jawa timur telah menyerang gudang peersenjataan jepang dan membunuh beberapa serdadu jepang dan bulan maret 1945 pihak jepang mengumumkan pembentukan BPUPKI tentunya membuka jalan bagi bangsa dan Negara Indonesia untuk meraih kemerdekaan.
Kemudian jepang menyerah tanpa syarat pada sekutu, inilah kesempatan bagi bangsa Indonesia karena ada kekosongan politik. Akhirnya dengan jalan yang berliku Pada tanggal 17 agustus 1945 soekarno membacakan pernyataan kemerdekaan tesebut dihadapan sekelompok orang yang relative sedikit jumlahnya diluar rumahnya sendiri. Bendera merah putih dikibarkan dan berkumandanglah lagu Indonesia raya.